Benny Pasaribu

Anak Petani yang Jadi Ekonom Rakyat

Anggota KEIN Alumni IPB Angkatan :13 (1976) Jurusan/Fakultas : SOSEK/FAPERTA-S1

Benny Pasaribu, pria yang akrab disapa ‘Bang Ben’ ini lahir di Medan, 21 Desember 1958. Ia adalah anak dari pasangan W Pasaribu, mantan Guru SMP dan seorang petani serta ibu bernama M. Br Snaga.

Masa kecilnya dihabiskan secara berpindah-pindah, mulai dari SD dan SMP di Sianjur Mula-Mula Kabupaten Samosir, kemudian ke SMA Beringin Galang Kabupaten Deli Serdang dan di SMA BTB Balige Kabupaten Toba Samosir. Tahun 1976, Bang Ben diterima sebagai mahasiswa di IPB Bogor tanpa melalui test berkat beasiswa dari Ford Foundation dan Yayasan Supersemar.

Selama masa kuliah, Bang Ben aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan. Pada tahun 1978 Bang Ben terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan MISETA (Perhimpunan Mahasiswa Peminat Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian).

Setahun kemudian, ia atas nama MISETA menandatangani kerjasama dengan Bulog, dan ikut aktif sebagai Satgas Bulog menjaga harga gabah pada saat panen raya dan tinggal bersama petani dan pengurus KUD di 5 Kabupaten (Bekasi, Karawang, Subang, Purwakarta dan Indramayu) hingga tahun 1981.

Lulus dari IPB tahun 1981, Bang Ben diterima sebagai Staf Khusus Menteri Muda Koperasi/Kepala Bulog. Bulan Mei 1981, ditempatkan sebagai Direktur Utama PUSKUD (Pusat KUD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Medan.

Selama tahun 1981-1983, peranan PUSKUD dan KUD/Koperasi di Sumatera Utara mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Bang Ben berinisiatif dan berhasil memperjuangkan anggaran untuk membangun Gudang, Lantai Jemur, dan Kios (GLK) kepada Menteri Koperasi dan Menteri Keuangan RI.

Lulusan program S-2 (Ekonomi) di Williams College, Massachusetts, Amerika Serikat dan program S-3 bidang Ekonomi Industri (Industrial Organization) dan Perdagangan Internasional (International Trade) Ottawa University, Kanada ini pernah menjadi Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Kanada.

Setelah kembali ke Indonesia pada akhir tahun 1995 Bang Ben diangkat sebagai Wakil Koordinator Tim Asistensi Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil (Kop & PPK). Di tahun 1999-2004, Bang Ben terpilih sebagai Anggota DPR/MPR-RI yang kemudian di era Presiden Gus Dur ia dipercaya sebagai Deputi Menteri BUMN dan Penanaman Modal Bidang Pertambangan, Energi, Telekomunikasi, dan industri Strategis.

Selain sebagai birokrat, mantan Komisioner KPPU 2006-2011 ini aktif juga sebagai pegajar, olahragawan, pelaku usaha dan pimpinan Ormas sipil.

Sederet perjalanan hidupnya itu, Bang Ben banyak mendapat pelajaran pentingnya menjaga kualitas kepribadian menyangkut tiga aspek: integritas, kepedulian dan kerja sama. Baginya, integritas berarti kita harus bekerja keras dengan tulus, jujur, bersih tanpa pamrih, berpihak kepada warga masyarakat yang tertinggal dan lemah.

Itulah sebabnya Bang Ben selalu peduli dan aktif mendorong usaha koperasi dan UKM, membela petani, peternak, nelayan, buruh, pengrajin dan pedagang pasar. Dan tak melupakan kampung kelahirannya.(red/*)

Tinggalkan Komentar