Agus Masykur

Bekerja untuk Membangun Tanah Kelahiran

Siapa yang tak mengenal buah nanas simadu? Buah yang identik sebagai oleh-oleh khas Subang ini dikenal dengan rasanya yang manis sekaligus menyegarkan. Namun, tulisan kali ini tidak akan membahas tentang buah nanas simadu, melainkan tentang sosok di balik pembangunan Kabupaten Subang, tempat nanas simadu berasal.

Nah, ngomong-ngomong soal Subang, tak elok rasanya jika tidak mengenal sosok Agus Masykur. Ya, Agus adalah Wakil Bupati Subang periode 2018-2023. Pria yang juga lahir di Subang pada 4 agustus 1972 ini merupakan seorang politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang. Tepat di tanggal 19 Desember 2018, ia resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat sebagai Wakil Bupati Subang mendampingi H. Ruhimat.

Sebelum berkecimpung di dunia politik, dirinya sempat mengajar sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Subang. Di antaranya, STT Texmaco Subang, STMIK Subang, dan Universitas Subang.

Selama menjabat sebagai Wakil Bupati, Kang Akur, sapaan akrabnya, telah meraih delapan penghargaan tingkat nasional. Selain itu, 124 penghargaan tingkat regional Jawa Barat juga telah berhasil diraih oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang di tahun pertama kepemimpinannya.

Penghargaan-penghargaan ini merupakan bukti dari keseriusan Agus dalam memimpin Subang ke arah yang jauh lebih baik. Dua penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Penghargaan tersebut adalah Jasa Bhakti Koperasi dan UMKM, serta Revitalisasi Pasar Rakyat Terbaik Tingkat Nasional. Sisanya diserahkan oleh kementrian terkait yang diterima oleh Pemda Kabupaten Subang.

Penghargaan lain yang sangat membanggakan adalah Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang diberikan oleh BPK RI kepada Pemda Kabupaten Subang. Capaian ini tentu menjadi modal yang sangat berharga bagi Agus beserta jajarannya, karena Opini WTP ini menjadi momentum dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Pemda Kabupaten Subang.

Agus juga merupakan Dewan Pengawas Yayasan Robithoh dan Assyifa. Selain itu, tahun 2015, ia terpilih menjadi Ketua Himpunan Alumni (HA) IPB University Kabupaten Subang yang merupakan wadah bagi para alumni IPB University yang berasal dari Kabupaten Subang untuk dapat memberikan kontribusi di dalam pembangunan daerahnya.

Selain itu, dirinya juga terpilih pada PKS Award sebagai Inspiring Kader tahun 2011 dan pada tahun 2012 terpilih sebagai Tokoh Pemberdayaan Masyarakat Subang. Menilik jauh ke belakang, Agus menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di SD Dangdeur 2 dan SMPN 1 Subang.

Kemudian lulus dari SMAN 1 Subang pada tahun 1991. Ia menyelesaikan program sarjananya di Departemen Statistika, Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA), IPB University pada tahun 1996. Setelah lulus dari IPB, ia melanjutkan pendidikannya di Program Pasca Sarjana Magister Manajemen di Universitas Winaya Mukti Bandung dan lulus pada tahun 2007.

Berkat kegigihan dan semangatnya yang tak kenal lelah, ayah dari empat anak itu mampu meraih kesuksesan di usianya yang terbilang masih muda. Pengabdiannya pada tanah kelahiran juga turut membangun Kabupaten Subang ke arah yang jauh lebih baik.

Tinggalkan Komentar