Mengabdikan Hidup untuk Konservasi Satwa dan Hutan Indonesia
Drh. Indra Exploitasia Semiawan, M.Si., adalah sosok dokter hewan sekaligus pejuang konservasi yang telah mendedikasikan lebih dari tiga puluh tahun kehidupannya untuk menjaga kekayaan aneka ragam hayati Indonesia. Lulus dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB University tahun 1990, ia menapaki jalan panjang yang penuh tantangan namun juga penuh makna: merawat satwa liar, melindungi hutan, serta memperjuangkan keberlanjutan alam untuk generasi berikutnya.
Saat ini, Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Penyuluhan dan pengembangan sumber daya manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan. Sebelum amanah besar ini, ia pernah menjadi Staf Ahli Menteri LHK Bidang Pangan periode tahun 2023–2024 dan Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik periode tahun 2018–2023. setiap posisi profesi yang memberikannya pengalaman untuk mengelola lingkungan khususnya untuk pengabdian di Indonesia. Dari lapangan hingga meja kebijakan, pengabdiannya menunjukkan konsistensi luar biasa dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan.
Sejak awal, kiprah Drh. Indra dimulai di Direktorat Perlindungan Hutan, Departemen Kehutanan, lalu berlanjut melalui berbagai penugasan di Unit Pelaksana Teknis Ditjen KSDAE. Ia juga seorang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang mengabdikan diri di posisi terdepan penegakan hukum keanekaragaman hayati. Ketegasannya dalam melindungi satwa dan hutan sejalan dengan kelembutannya sebagai dokter hewan yang memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Kecintaannya pada ilmu membuat Drh. Indra terus mengembangkan diri. Selain bergelar Dokter Hewan dari IPB, pada tahun 2015 ia menempuh Magister Ilmu Ekonomi di Universitas Nusa Bangsa. Perpaduan ilmu medis, konservasi, dan ekonomi memberinya perspektif unik untuk merancang kebijakan yang tidak hanya berpihak pada lingkungan, tetapi juga pada pembangunan untuk pembangunan.
Di tingkat internasional, namanya juga dikenal karena ia pernah menjadi National Focal Point (NFP) untuk CITES , ini adalah perjanjian global untuk melindungi spesies tumbuhan dan satwa dari perdagangan berlebihan. Ia juga pernah menjadi NFP bidang satwa liar di World Animal Health Organization (OIE), yaitu organisasi kesehatan hewan dunia yang menetapkan standar internasional untuk kesehatan satwa, termasuk satwa liar yang dilindungi. Lebih jauh lagi, ia juga aktif sebagai anggota Species Survival Commission (IUCN) bidang Wildlife Health. Dari forum global hingga kerja sama multilateral, Drh. Indra membawa suara Indonesia dalam percaturan dunia konservasi.
Tidak berhenti di situ, Drh. Indra turut memperkaya ilmu pengetahuan lewat penelitian dan publikasi. Karyanya membahas isu-isu strategis, mulai dari malaria pada orangutan, perdagangan ilegal satwa liar, hingga pembiayaan berkelanjutan untuk konservasi. Melalui tulisan dan penelitian, ia berupaya agar ilmu tidak berhenti di ruang akademik, melainkan hadir nyata dalam solusi.
Bagi Drh. Indra Exploitasia Semiawan, M.Si., konservasi bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hidup. Ia meyakini, melestarikan alam berarti melestarikan masa depan bangsa. Dedikasi, integritas, dan pengabdiannya menjadi teladan berharga bagi generasi muda yang ingin menapaki jalan pengabdian di bidang lingkungan, konservasi, maupun kebijakan publik